Anak, merupakan aset negara yang perlu dilindungi dan dibimbing. Kehadiran teknologi sebagai solusi dalam segala hal menjadi sebuah pertimbangan dan perhatian, tidak hanya bagi orang tua, tapi juga bagi guru, pemerintah, dan masyarakat sosial lainnya untuk mengarahkan sang anak. Sehingga, tidak terjadi hal hal negatif bagi anak anak sebagai modal utama dari sebuah bangsa dan negara.

Anak Sebagai Generasi yang Mesti Dijaga

Di bawah, nantinya akan dibahas apa saja pengaruh positif dan pengaruh negatif dari kehadiran teknologi. Akan tetapi, perlu anda ketahui bahwa anak adalah satu jiwa yang masih membutuhkan tuntunan dan arahan dalam setiap hal yang mereka lakukan. Sehingga, mereka memerlukan pedoman yang benar agar bisa menjalan hidup layaknya anak anak pada umumnya.

Dampak Positif Teknologi

Seperti yang pernah dijelaskan pada artikel artikel sebelumnya, bahwa teknologi memberikan banyak sekali manfaat dan keuntungan bagi setiap sudut kehidupan. Bukan hanya dalam hal pemenuhan rumah tangga, namun juga dari sektor industri hingga dunia pendidikan. Beberapa manfaat atau dampak positif dari kehadiran teknologi, di antaranya:

  • Sebagai penyedia informasi yang dapat diakses secara cepat, mudah dan efisien.
  • Memudahkan dan membantu proses belajar mengajar bagi sektor pendidikan.
  • Meningkatkan hasil panen bagi sektor pertanian.
  • Sebagai media untuk saling terhubung dan berkomunikasi dengan orang luar.
  • Sebagai alat untuk memudahkan setiap pekerjaan.
  • Dan masih banyak lagi

Dampak Negatif Teknologi

  • Menjadikan manusia lebih manja
  • Kurang nya sikap sosial kepada sesama manusia lainnya.
  • Manusia lebih bersifat konsumtif dan ketergantungan.
  • Peluang untuk melakukan aksi pornografi lebih besar.
  • Hilang kesadaran untuk rajin belajar (malas).
  • Dan lain sebagainya.

Tips Penggunaan Teknologi Tanpa Merusak Pola Pikir Sang Anak

Setiap bentuk teknologi yang dihadirkan tentu saja mengusung sisi positif dan negatif padanya. Sehingga, sebagai orang tua, tenaga pengajar, dan masyarakat sekitar haruslah memiliki kesadaran dalam menyadarkan anak anak kita akan dampak tidak baik yang bisa saja ditimbulkan. Sangat tidak sedikit kasus yang bermunculan yang menjadikan anak sebagai pelaku atau korban dan kemunculan teknologi sebagai latar belakangnya. Pastinya anda tidak ingin hal tersebut terjadi pada buah hati anda, bukan?

Untuk menghindari gejala tidak baik yang mungkin saja akan dialami oleh setiap anak tanah air, tidak terkecuali anak anda. Maka, anda memerlukan beberapa tips berikut dalam hal penggunaan teknologi agar tidak merusak pola pikir anak. Simak dengan baik dua ulasan di bawah !

1. Perhatikan Aplikasi yang Anda Berikan

Memang, bisa dikatakan hampir seluruh anak anak zaman sekarang dapat mengaplikasikan seluler canggih dengan baik. Bahkan, sebagian besar anak anak di bawah umur telah diizinkan orang tuanya untuk menggunakan atau memilikinya. Ragam aplikasi sekarang bisa anda unduh untuk dinikmati oleh si anak dalam perangkatnya.

Anda harus memastikan bahwa aplikasi yang anda berikan pada perangkat anak anda, baik itu smartphone, notebook, ataupun TV di rumah adalah aplikasi yang memang bermanfaat. Sehingga, aplikasi tersebut tidak merusak cara berpikir atau tingkah laku si anak. Aplikasi seperti game yang membantu proses belajarnya adalah jenis terbaik untuk anda berikan kepada si anak.

2. Jangan Biarkan Ia Bermain Sendiri

Baik menonton televisi, mendengar musik dari MP3, maupun bermain game dari perangkat tertentu. Jangan pernah biarkan anak anda melakukan semua hal ini sendiri. Sebisa mungkin anda harus mengawasi dan membimbing apa saja yang ia lakukan terhadap perangkat tersebut. Sehingga, anak akan merasa bahwa anda selaku orang peduli dan tidak memberikan ia peluang untuk merusak mentalnya dengan pengaruh teknologi yang tidak baik.